Showing posts with label pendidikan. Show all posts
Showing posts with label pendidikan. Show all posts
Saturday, May 25, 2013

Hindari stress jelang ujian

Biasanya siswa mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian dengan cara belajar semalaman sebelum hari -H. Mereka coba mempelajari materi-materi pelajaran dalam satu waktu. Cara seperti ini dikenal juga dengan istilah 'sistem kebut semalam'. Bahkan mereka harus belajar sampai larut malam guna menyelesaikan materi yang harus mereka pelajari (baca: hafal). Anehnya meski telah berusaha sedemikian keras keesokan harinya mereka malah stress, karena tidak semua materi berhasil ia kuasai (baca: hafal) dan lelah karena harus tidur hingga larut malam. Daaan boom! ujian pun terasa sangat menakutkan dan menyiksa.

Selengkapnya/Read more>>
Sunday, April 28, 2013

Kamus saku untuk dikelas? why not?!

Di kelas bahasa asing, keberadaan sebuah kamus merupakan sesuatu yang wajib. Setiap siswa membutuhkan kamus guna mempersenjatai diri untuk memperoleh kata-kata baru. Lewat kamus pula mereka belajar mandiri (untuk menemukan arti sebuah kata). Namun, nyatanya tidak semua siswa sadar akan hal ini. Alasan utama mereka tidak membawa kamus ialah karena kamus itu tebal, berat sehingga mereka malas untuk membawanya. Mereka lebih memilih untuk bertanya langsung alias mengandalkan guru atau temannya yang menyandang predikat "kamus berjalan".

Selengkapnya/Read more>>
Saturday, March 9, 2013

Teaching practice [ebook]

Tadinya mau posting kegiatan terkini saya yaitu PPKT alias Praktek Profesi Keguruan Terpadu atau dalam bahasa Inggris simple nya "Teaching Practice" ehh, malah gak sengaja nemu buku bagus :-D ya di share saja di sini

teaching practice (src:http://www.iesglobal.com)

"Teaching Practice: A Handbook for teachers in training" karya Roger Gower, Diane Phillips, dan Steve Walters.

Buku ini merupakan sebuah buku pegangan untuk para guru, atau calon guru yang sedang dalam program pelatihan.

Beruntung banget saya lagi PPKT dapet buku ini! :-D

Untuk mendapatkan buku nya silahkan kunjungi:

www.scribd.com/doc/120579817/Teaching-Practice-a-Handbook-for-Teachers-in-Training-Gower-Roger-Phillips-Diane-Walters-Steve

Pilih menu download, lalu login *bisa lewat akun facebook atau buat akun di scribd, setelah itu jendela download akan otomatis muncul. Kalau tidak salah ukurannya sekitar 18 mb

Selamat membaca!

Selengkapnya/Read more>>
Wednesday, January 23, 2013

Ada blog pelajar indonesia, salut!

Ceritanya lagi baca-baca soal praktek presentasi oleh siswa di blog gurubimbel, dimana saya pribadi (sebagai maha/siswa) seringkali merasa malas saat kebagian presentasi di depan kelas. Buru-buru deh googling gimana caranya menghindari malas pada siswa.

Tampilan blog Kompendo

Tak lama, saya sampai ke blog Kompendo alias (Komunitas Pelajar Indonesia). Preview sesaat lewat tampilan dan beberapa judul post yang terpampang, saya berkata "What a great blog!" isinya bagus. Selain berisi tips belajar yang sangat berguna bagi siswa agar berprestasi di sekolah, ada juga kategori khusus untuk para guru. Di kemas cukup unik dengan tulisan di tab menu "curhatan pelajar untuk guru", post entri kategori ini akan berguna sekali untuk feedback bagi para guru dan tentunya berasal dari sudut pandang siswa.

Selengkapnya/Read more>>
Sunday, December 30, 2012

Kurikulum itu ibarat sebuah motor

No matter how the motorcycle was built, but the rider it is.

"Secanggih apapun sebuah motor dirancang, baik di segi performa, perangkat keselamatan dll.,  tidak akan berguna apabila pengendarannya tidak tau cara menggunakannya dengan baik. Begitu pula dengan kurikulum, yang paling menentukan dari keberhasilan suatu kurikulum adalah para guru, sebagus apapun sebuah kurikulum dibuat apabila gurunya tidak mendukung maka semuanya akan sia-sia." -My Lecturer

Selengkapnya/Read more>>
Thursday, December 6, 2012

Masuk SD harus sudah bisa baca?

Entah mulai kapan "tren" ini merebak. Yang jelas saya mengetahui hal ini ketika adik saya ingin masuk SD. Beberapa sekolah dikabarkan mengharusnya calon peserta didiknya sudah bisa membaca, menulis juga berhitung. Bahkan beberapa diantaranya mengadakan tes tertulis. What the hell? apa-apaan ini? saya cuma bisa geleng-geleng kepala, kasihan adik saya dan teman-temannya. Berbagai pertanyaan muncul di kepala saya. Siapa sih yang pertama kali buat "tren" ini? memang kurikulumnya benar seperti itu? (mengharuskan sudah bisa membaca), sampai prasangka buruk pun muncul, gurunya mau enaknya aja nih dasar *jangan ditiru


Rasa penasaran bercampur jengkel membawa saya pada beberapa hal yang berkaitan dengan ini. Keadaan SD dengan "tren" seperti ini memaksa pembelajaran TK bahkan PAUD memasukkan kegiatan belajar membaca. Padahal, pada dasarnya kurikulum TK tidak mengharuskan anak harus bisa membaca, seperti disampaikan di laman > (www.guru-indonesia.net/forum/forum_topik_isi-222.html)

Selengkapnya/Read more>>

Laporan yang cukup menyedihkan datang dari Pearson. Seperti dilansir BBC News, Indonesia berada di urutan paling bawah pendidikan dengan kualitas terburuk bersama Meksiko dan Brazil. Peringkat ini jauh dari negara lain di Asia seperti Korea Utara, Hongkong dan Jepang yang berada di urutan atas. Ternyata, banyaknya anak negeri yang mendapat medali emas di berbagai olimpiade Internasional bukan berarti pendidikan Indonesia bagus.

illustrasi
Perihal negara yang dinilai sukses dalam pendidikan, Sir Michael Barber, kepala penasehat pendidikan Pearson, mengatakan, negara-negara yang berhasil tersebut memberikan status yang tinggi pada guru dan memiliki "budaya" pendidikan.

Selengkapnya/Read more>>
Saturday, November 24, 2012

Dukung reposisi Ujian Nasional!

Berikut ini merupakan beberapa paparan, analisis, fakta, mengenai Ujian Nasional dari timeline @bincangedukasi:

"Kuda Mati Bernama Ujian Nasional" oleh @kreshna | bit.ly/S0gFhf
Tulisan @kreshna menanggapi tulisan Prof. Kacung Marijan tentang UN >> bit.ly/N44qeV 
 "Ujian Nasional 2013?" oleh Prof. Daniel M. Rosyid | bit.ly/Rte4x7
"Tanggapan atas artikel Sukemi - 'Mitos Keliru Tentang UN'" oleh Prof. Daniel M. Rosyid | bit.ly/RtefZk
 "Kembalikan Ujian Nasional pada Sekolah" oleh Prof. Karwono | bit.ly/XLC9Wo

Mengetahui hal tersebut sudah pasti saya mendukung adanya reposisi terhadap Ujian Nasional agar kembali menjadi uji diagnostik sebagai salat satu alat pemetaan kualitas pendidikan, bukan high-stake test
 
Gimana? udah makin tahu dong fakta UN sebenarnya seperti apa ;) silahkan klik "Sign Petition" untuk ikut mendukung adanya reposisi melalui petisi di bawah ini

Petitions by Change.org|Start a Petition »

Selengkapnya/Read more>>

Pagi itu pak @gurukreatif nge tweet: "Selamat pagi, jalanan pinggir Jakarta banyak dilalui siswa SMP naik motor ke sekolah, kenapa sekolahnya diam saja"  Jadi ingat perkataan tetangga saya yang beralasan "biarin lah, temen-temennya juga udah pada naik motor". Itu jawaban dari seorang Ibu terhadap komentar saya yang menyayangkan kalau anaknya yang masih SMP sudah diberikan sepeda motor. Duh, bisa-bisanya ya si Ibu ngomong gitu padahal kan bahaya.

Menurut UU No. 22 Tahun 2009 “Lalu Lintas & Angkutan Jalan” pasal 81 ayat 2 dikatakan Syarat Usia Minimal untuk mendapatkan SIM C, SIM A dan SIM D adalah 17 tahun.
illustrasi (foto by subaktyo on flickr)
Yah ternyata kebanyakan orang tua memang begitu. Kesadaran akan keselamatan pada anakanya begitu rendah. Lihat saja berapa banyak anak dibawah umur yang berkeliaran di jalanan dengan sepeda motor. Anak-anak dibawah umur sama sekali belum siap untuk mengedarai motor. Pemikiran anak usia di bawah tujuh belas tahun jelas belum matang dan cenderung sembrono. 

Selengkapnya/Read more>>

ilustrasi (img src: wordpres.com)
Bicara tentang persiapan mahasiswa jurusan Pendidikan khususnya dalam hal pengalaman merupakan salah satu hal penting yang harus diperhatikan. Para calon guru akan lebih mudah beradaptasi di lingkungan barunya tempat ia mengajar kelak apabila mereka memiliki pengalaman mengajar sebelumnya. Biasanya mahasiswa mendapat pengalaman mengajar saat mereka mulai mengajar di tempat-tempat les, bimbingan belajar, dan les privat. Namun, tidak semua mahasiswa bisa mendapat kesempatan untuk mengembangkan dirinya dalam mengajar.

Selengkapnya/Read more>>
Sunday, October 7, 2012

Pesan pak guru di hari guru

Memperingati Hari Guru Internasional yang jatuh pada tanggal 5 Oktober kemarin, Pak Dzulfikar lewat akun Guraru nya berpesan agar guru tetap menyadari perannya dan terus mau belajar.

Ingin rasanya berkomentar, berhubung harus signup dulu yaa komentarnya disini aja deh hehe *gak  tau kenapa, saya merasa belum pantas join hehe. Pesan tersebut terasa berharga dan mencerahkan bagi saya sebagai calon guru karena menambah pemahaman tentang bagaimana seorang guru itu seharusnya.

Dalam postingan tersebut beliau mensyukuri peningkatan kesejarteraan guru saat ini. Namun karena hal itu pula ia khawatir apabila guru-guru terutama calon guru teralihkan fokusnya.

Selengkapnya/Read more>>

mendikbud M Nuh (tabloidmargonda.com)
Ditengah panasnya topik tawuran antar pelajar, Pak Mendikbud, M. Nuh menyempatkan diri menemui tersangka pelaku tawuran. Ia kaget mendapati pernyataan tersangka yang mengaku 'puas' telah membunuh. Begitu juga reaksi publik. Berbagai kecaman pun muncul menyusutkan si pelaku.

Pertama kali mendengar berita tersebut tentu saya kaget bercampur heran, kok bisa dia menyatakan seperti itu -puas telah membunuh. Setelah menyimak berita sampai tuntas akhirnya saya tahu. Ternyata pernyataan puas itu merupakan jawaban dari pertanyaan Pak Mendikbud "Gimana mas, puas telah membunuh?"

Seketika saya kaget juga bingung, bukan pada pelaku tapi pada Pak Nuh. Apa sebenarnya maksud dari pertanyaannya ya? kok seperti itu. Jika ingin mengetahui motif pelaku apakah pertanyaan seperti itu tepat? Pantas saja jawabannya 'puas' orang pertanyaannya saja begitu, pikir saya. Bisa dibilang jawaban pelaku yang menyatakan 'puas' hanyalah jawaban semu. Maksudnya dalam tekanan yang begitu besar ditambah pertanyaan yang aneh, mudah saja bagi pelaku untuk menjawab 'puas' dari pada harus berbincang-bincang lebih lama.

Selengkapnya/Read more>>